Bangkok Trip 2017 – Chatuchak Weekend Market

IMG_4301

Nggak enaknya nonton konser berskala internasional itu ya ketika sebelum dan sesudah eventnya. Ngantri nggak berkesudahan. Malamnya setelah konser kami masih harus berjuang jalan kaki sejauh 0,5 – 1 km untuk mencari kendaraan pulang karena macet dan penguna taksi mendadak ramai. Agak nyesel juga nggak nginep di deket Stadion Rajamangala karena para supir taksi menetapkan tarif yang lumayan bikin kantong miskin. Untungnya Caesar dan Melvin jadi penyelamat kami malam itu sampai kami tiba di penginapan jam 2.30 dan semua itu berdampak pada kegiatan esok harinya dimana kami bangun jam 8 pagi. Masih hangover ceritanya, jadi bangun juga seenak udel sembari masih senyum-senyum. Jangan-jangan semalem juga gue senyum tidurnya. Continue reading

Bangkok Trip 2017 – Jim Thompson House

 

 

IMG_4200

Motivasi kami sesungguhnya ke Bangkok memang untuk menonton Konser Coldplay, tapi kami juga mesti menjadi turis dengan memanfaatkan slot waktu kosong dengan sebaik-baiknya meski menonton konser dengan segala keribetannya saja sudah lumayan makan waktu kurang lebih seharian. Di hari H pun kami yang tidak akan buru-buru ke stadion karena tiket kamipun toh tribun memutuskan untuk berkunjung ke Jim Thompson’s House. Continue reading

Bangkok Trip 2017 – Coldplay Pre-Show

20170406_222541

Bersakit-sakit dahulu, Bersenang-senang kemudian

It wasn’t always easy getting to the point where we wanted. Untuk ukuran konser skala internasional pertama yang gue hadiri di negeri orang, proses kesana-kemarinya ternyata cukup rumit, memakan waktu, juga penuh drama. Mulai dari drama nggak kebagian tiket di Singapore, kebeli tiket dua buat show di Bangkok, sampe antri panjang buat penukaran tiket ke tiket fisik mewarnai petualangan gue buat sampai di Rajamangala Stadium di hari Jum’at, 7 April 2017.

download

Continue reading

Bangkok Trip 2017 – The Grand Palace

 

 

IMG_4086

Dalam hal jalan-jalan, gue selalu punya satu prinsip yang gue pengang teguh sampe sekarang yakni berkunjung ke suatu negara hanya jika ada event besar yang memang menarik buat gue. Sejauh ini alasan tersebut selalu ada pada balapan MotoGP, sepakbola (Manchester United sih), atau semua yang berkaitan dengannya. Prinsip ini juga yang mencegah gue untuk tidak hedon karena sering jalan-jalan ke luar negeri, and it works so far.  

Bangkok sebenernya nggak pernah ada di list negara yang harus banget gue kunjungi tahun ini karena mereka tidak mengadakan even balap atau sepakbola apapun, tapi memang rasa ingin berkunjung tetep ada. Ternyata Tuhan ngasih jalan gue buat berkunjung ke Bangkok melalui konser Coldplay. Meski semuanya terkesan buru-buru dan cenderung grasak-grusuk (gue baru bilang orang tua seminggu sebelum berangkat :p), akhirnya gue sampai juga di negeri yang terkenal akan Gajah dan kecintaan penduduknya terhadap Raja mereka. Continue reading

Coldplay – A Head Full of Dreams Asia Tour 2017

20170407_225955

Coldplay, Stage, Fireworks, Singing along = Perfection

A sing along party with a spectacular light show

Sebelum gue cerita tentang apa yang gue alami pada salah satu Jum’at paling bersejarah di hidup gue, gue perlu bikin pengakuan. I am not Coldplay’s biggest fan. Gue tahu banyak lagu mereka, tapi ada juga beberapa lagu mereka yang gue nggak hafal. Bahkan lagu apa dan berasal dari album mana aja kadang gue nggak ngeh. Be my guess if you want to judge me, tapi Coldplay ada di The List of Five yang gue bikin untuk daftar band-band dalam dan luar negeri yang wajib gue tonton dalam live performance setidaknya sekali dalam seumur hidup. I found a chance to cross one more band on my list after One Republic in 2013 in Coldplay’s A Head Full of Dreams Asia Tour 2017. Continue reading

Japan Trip 2016 [Tokyo] – A Sweet Farewell from The City Light of Odaiba

 

 

img_2960

Waktu kami di Jepang hanya tinggal belasan jam lagi, dan secara ini malam terakhir maka kami putuskan untuk kembali ke Tokyo dan memanfaatkan momen ini sebaik mungkin dengan mengunjugi Odaiba dan menikmati pertunjukan lampu malam yang dipertontonkan di sekitar teluknya. Ada banyak spot cantik yang mesti dikunjungi di sana dari mulai Robot Gundam yang super gede, mall-mall mainstream-nya, dan Tokyo’s very own Liberty Statue. Akses ke Odaiba sendiri cukup mudah. Kami tinggal berhenti di stasiun Shinjuku dan berpindah ke jalur Monorail dari Stasiun Shiodome lantas berhenti di Stasiun Daiba. Tell you what, dari Monorail saja pemandangan kotanya sudah terlihat spektakuler dan bikin nggak sabar buat turun dan jalan. Continue reading

Japan Trip 2016 [Kawasaki] – Walk Down The Memory Lane

img_2825

Aku ingin begini, aku ingin begitu

Ingin ini, ingin itu, banyak sekali

Semua semua semua dapat dikabulkan

Dapat dikabulkan dengan kantong ajaib

 

I bet you read that by humming the song in your head.

Who doesn’t remember that song? Generasi 90an pasti familiar dengan acara yang mereka (kami) tonton hari Minggu pagi di salah satu stasiun lokal Indonesia. Yep, Doraemon. Kisah kucing ajaib yang bisa ngomong dan sahabatnya Nobita kerap menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu saat gue masih kecil. Sekarang sih sudah nggak pernah nonton lagi dan cenderung kehilangan minat buat berusaha meluangkan waktu menonton kartun yang dulunya merupakan salah satu kegemaran gue (sudah teracuni The Flash, Arrow, dkk :p). However, ketika Kak Difa mengagendakan kunjungan ke Museum Fujiko F. Fujio yang lebih dikenal dengan museum Doraemon, gue tidak menolak. God knew what memories would hit me by the time I got there. Continue reading