Japan Trip 2016 [Osaka] – Late Night Coffee and a Nice Talk

img_1057

Jalan-jalan itu kalo nggak pulang malam telat berasa cupu banget dan kami sadar akan itu. Hari pertama yang kami habiskan di Universal City Walk dan Dotonburi Namba membawa pada petualangan malam yang menyenangkan. Yah walau hanya terjadi di hostel, but it was a nice experience and a nice moment to make some new friends.

Setelah paginya kurang tidur, gue, kak Difa dan Malia berniat untuk nongkrong-nongkrong di pantri hostel sembari minum kopi dan coklat hangat. Namun setibanya kami tiba di hostel, kami yang akhirnya bertemu dengan teman sekamar menyapa dua diantara empat orang yang masih bangun dan sedang packing karena besok paginya mereka harus kembali ke negara/daerah masing-masing. Kami mengobrol sebentar sembari bertukar nama dan sedikit informasi tentang mereka. Namun karena sudah lumayan larut, kami tidak mengobrol panjang karena mereka juga hendak beristirahat.

Saat mereka beristirahat, kami turun kembali ke pantri dan masih menemukan dua orang yang kelihatannya sibuk dengan laptopnya yang sudah kami lihat saat kami baru tiba di hostel.  Suasana sepi mendadak ramai ketika banyak teman perjalanan yang ternyata dari Indonesia juga turun dan masak-masak di pantri. Basa-basi biasapun dilakukan. Mulai tanya dari mana (bukan nama dulu ya :p), udah kemana aja, terus minta rekomendasi tempat segala, apa aja yang ada dipikiran ditanyain. Cuma ya dasar gue pikun, nggak ada satupun dari mereka yang gue ingat namanya.

Ketika kami sudah bertiga dan suasana sudah kembali sepi, perempuan yang sedari tadi serius di depan laptopnya tiba-tiba menyapa ketika dia hendak membuat minuman. Kami mulai bercakap-cakap singkat. Gue pikir dia hanya akan berbasa-basi biasa seperti yang gue dan teman-teman dari Indonesia tadi lakukan, namun ternyata percakapan kami semakin ngalor-ngidul tapi asyik. She would be the first perfect stranger that we ever had a real conversation with.

She goes by the name Asumi. Entah nama lengkapnya siapa gue nggak inget. Ketika kami bertukar informasi tentang negara kami masing-masing, dia terlihat antusias walau kadang kendala bahasa membuat kami sedikit miskomunikasi. Terlebih setiap kali kami menyebutkan sesuatu yang kami tahu tentang negaranya, dia selalu terlihat takjub dengan ekspresi yang tidak menyangka bahwa negaranya ternyata terkenal di negara orang (oh you have no idea, Asumi).

img-20161123-wa0001

Obrolan malam itu meramaikan pantry yang sebelum kami ada di sana dan bercengkrama sangat tenang dan sepi. Walau mungkin ada beberapa pihak yang merasa terganggu karena memang sudah larut. Things about travelling is, you always want to wake up to see surprises from your neighborhood or even strangers. Kami pun bubar pas tengah malam setelah mengambil beberapa foto selfie dan saling bertukar username Facebook agar tetap berhubungan satu sama lain. Selain itu kami juga harus beristirahat karena banyak yang akan kami lakukan besok pagi. Nevertheless, beberapa orang yang malam itu bersosialisasi dengan kami terutama Asumi sudah menghangatkan malam kami dengan keramahan yang ditunjukannya terhadap kami, para pengunjung yang ingin menikmati keindahan Tanah Air-nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s