Geliat Perputaran Kursi Pembalap MotoGP Musim 2017

JL99

Probably the biggest news of the year.

Losail, Termas de Rio Hondo, dan Circuit of The America (CoTA) telah menjadi saksi betapa signifikannya perubahan-perubahan yang dibuat oleh Dorna untuk MotoGP musim 2016. Jarak waktu yang terpangkas antara tim pabrikan yang sudah mapan dengan tim satelit tidak lagi diibaratkan sebagai jarak bulan ke bumi di akhir balapan. Hal ini membuat kesempatan untuk menang dan naik podium bisa diraih setiap pembalap dari tim mana pun. Sejauh ini Michelin pun telah melakukan pekerjaan cukup bagus dalam kontribusinya terhadap kompetisi terlepas dari masalah-masalah yang tak terduga yang kerap muncul di setiap serinya. Namun siapa sangka desas-desus di paddock antara para wartawan maupun para penggemar MotoGP tidak hanya terpusat pada hal-hal teknis menyangkut balapan, tetapi juga di luar balapan. Di antara desas-desus tersebut, tentu yang paling panas merupakan perubahan komposisi pembalap di musim 2017 mengingat beberapa kontrak pembalap durasinya habis akhir tahun ini.

Masih segar di ingatan ketika sebelum balapan di Losail dimulai, Yamaha mengumumkan bahwa Valentino Rossi telah memperpanjang durasi kontraknya untuk dua musim ke depan. Spekulasi akan pensiunnya Rossi pun terbuang jauh selepas pengumuman tersebut. Beberapa pengamat menilai bahwa diumumkannya perpanjangan kontrak Rossi adalah sebagai mind games agar Jorge Lorenzo, rekan satu tim Rossi di Yamaha selama tujuh musim, merasa terusik mengingat apa yang terjadi musim lalu bukanlah hal yang menyenangkan untuk kedua belah pihak. Lorenzo menanggapinya dengan dingin saat menyebut bahwa Rossi tidak punya pilihan lain selain menetap di Yamaha dengan ucapan bernada menyinggung tentunya. Sementara Yamaha sendiri mencoba untuk bersikap adil dengan menyatakan bahwa mereka sudah menawarkan kontrak terbaik kepada Lorenzo dan sedang menunggu proses negosiasi.

Spekulasi berlanjut saat kabar yang entah dari mana datangnya menyebutkan bahwa Lorenzo sudah menyepakati kontrak yang maha besar dengan Ducati. Selama tiga seri para penggemar dibuat penasaran oleh kabar tersebut. Beberapa bahkan mulai mereka-reka alasan Lorenzo meninggalkan pabrikan yang membesarkan namanya dan turut dipersembahkannya tiga gelar juara dunia. Mereka juga turut memprediksi apa yang akan terjadi dengan Lorenzo jika dirinya mengikuti jejak Rossi beberapa tahun lalu dan siapa yang kelak akan menggantikan tempatnya.

Spekulasi berubah menjadi berita besar saat semalam (19/04) berita mengenai kepindahan Lorenzo akhirnya dikonfirmasi oleh Yamaha dan Ducati. Diawali oleh press release dari Yamaha yang menyebutkan bahwa kerjasama antara keduanya akan berakhir di akhir tahun 2016. Lorenzo akan resmi lepas dari Yamaha ketika tahun sudah berganti. Pun begitu dengan Ducati yang dengan segera merilis bahwa Lorenzo akan menjadi bagian dari mereka selama musim 2017 dan 2018. Banyak yang mengganggap ini adalah langkah berani yang diambil Lorenzo demi membuktikan bahwa dirinya memang salah satu yang terbaik. Selama ini Lorenzo selalu dibayangi oleh sosok besar Rossi dan kurang mendapat penghargaan atas prestasi yang dia dapatkan.

Dengan dikonfirmasinya kabar tersebut, spekulasi yang lebih besar muncul atas dampak kepindahan Lorenzo ke Ducati. Satu kursi di Yamaha yang kosong dan satu pembalap Ducati yang (kemungkinan) akan didepak. Beberapa pengamat menilai bahwa Maverick Vinales merupakan kandidat terkuat untuk mengisi ke kosongan kursi di Yamaha. Vinales sendiri masih gamang antara pilihan pindah tetapi menjadi pembalap ke dua atau tetap di Suzuki dan menjadi pembalap utama. Vinales memang memiliki syarat tersendiri dengan Suzuki perihal perpanjangan kontraknya. Yakni bila dia dan Suzuki-nya bisa naik podium, maka dia akan menetap. Jika hal tersebut terjadi, Yamaha harus mempunyai rencana cadangan jika kelak Vinales memutuskan untuk tetap setia bersama Suzuki.

Pilihan lain yang disebutkan adalah Alex Rins. Kendati belum pernah meraih gelar juara dunia sekalipun, Rins merupakan pembalap yang banyak diperhitungkan oleh kompetitor-kompetitornya saat berlaga di Moto3 dan Moto2. Musim lalu yang merupakan musim debutnya di Moto2, Rins merupakan penantang terkuat bagi Johan Zarco yang saat itu memimpin klasemen. Konsistensi dan penampilan Rins yang luar biasa menjadi  modal Rins yang dalam waktu dekat pasti akan menjadi bagian dari kelas Para Raja. Yamaha hanyalah salah satu tempat yang bisa ditujunya. Kabarnya Repsol Honda pun mengincarnya untuk menggantikan Dani Pedrosa yang kontraknya berakhir tahun ini dan belum terdengar desas-desus negosiasi untuk kontrak baru.

Lantas apa yang akan terjadi di Ducati sendiri? Andrea yang mana yang akan pergi? Melihat dari penampilan keduanya musim lalu dan musim ini, sulit diprediksi apakah Iannone atau Dovizioso yang akan pergi. Iannone merupakan pembalap muda yang tentunya dianggap sebagai aset masa depan, sementara Dovizioso merupakan pembalap berpengalaman yang penapilannya mulai konsisten terlepas dari apa yang terjadi padanya di dua balapan terakhir. Keduanya sama-sama yakin akan dipertahankan oleh timnya.

Selain kehebohan yang tercipta oleh Lorenzo, Rossi dan efek dominonya, Bradley Smith juga telah memutuskan bahwa dirinya akan berlabuh di KTM, factory team yang akan mulai berpartisipasi dalam ajang MotoGP di musim 2017. KTM akan mengikuti jejak Aprillia untuk menjajaki balap MotoGP dengan motor prototype milik mereka.

Memang terlalu dini membicarakan transfer pembalap di seperempat awal musim. Salahkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang terkesan buru-buru membicarakan kepastian dari spekulasi kepindahan (atau menetapnya) mereka di tim. Meski begitu, Siapapun pembalapnya dan akan kemana dia nantinya, musim 2017 akan menjadi sangat menarik untuk ditunggu mengingat pergeseran kursi pembalap terjadi cukup signifikan. Sembari menunggu semua itu untuk terjadi, let’s just enjoy ourselves with 2016 season while waiting for the best moment to emerge!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s