Mengejar Dani Pedrosa

DSC01322

Bersama teman-teman dari Pedrosistas (Dani Pedrosa Indonesia Community) sesaat sebelum acara Meet and Greet dengan Pedrosa dan Marc Marquez dimulai.

My whole life, I’ve been dreaming of meeting a person who introduced me to one of the top motosports competition, MotoGP. Tidak terhitung berapa liter airmata yang gue tumpahkan akibat tak kunjung datangnya kesempatan untuk bertemu dengannya. Tahun lalu gue malah menumpahkan keputus asaan gue setelah melihat orang lain bisa mencapai hal yang belum bisa gue capai di postingan ini. Setelah akhirnya kesampaian melihat dia dari jarak dekat antara tribun dan trek ketika di Sepang tahun lalu, gue pikir kesempatan itu tidak akan datang lagi. Namun Tuhan berkata lain dan takdir memutuskan untuk akhirnya mempertemukan gue face-to-face (short of) dengan Dani Pedrosa, di Bali.

Dani Pedrosa dan beberapa jajaran orang beken di Repsol Honda team (yup, Marc Marquez was included) saat itu berkunjung ke Bali dalam rangka peluncuran RC213V sebagai tunggangan baru mereka di musim balap 2015. Honda Indonesia sebagai tuan rumah juga mengadakan fan-meeting dengan beberapa undangan, dan gue merupakan salah satu undangan tersebut berkat kedermawanan kakak-kakak yang berada di balik akun @Pedrosistas.

DSC01330

Jarang-jarang bisa menikmati Sunset Dinner bersama Pedrosa dan Marquez. :p

Konsep acara sendiri mengusung Sunset Dinner di pesisir Pantai Nikki tepat di depan Sofitel Bali Nusa Dua Resort, tempat Dani dan yang lainnya menginap. Meja-meja bundar putih sudah berjajar rapi ketika gue dan teman-teman Pedrosistas lain masuk dan memilih meja bernomor 26, sesuai dengan nomor yang dipakai Dani di motornya. Selain itu, sang RC213V yang baru saja diluncurkan pagi ini pun masih terpajang dengan gagah sekaligus indah di area sebelum kami menuju meja masing-masing.

DSC01348

Brand new RC213V 2015 that belongs to Marc Marquez was on display during the event.

DSC01333

Table 26 for The MotoGP Number 26’s fans.

Sebelum Dani keluar, kami yang berada di meja 26 dan mayoritas perempuan mendadak histeris saat kami mengetahui Eric Pedrosa, adik dari Dani sedang berada di sana bercengkrama dan berfoto dengan beberapa orang. Tidak banyak kehebohan yang tercipta saat kami akhirnya mendekati Eric. Bahkan gue sempat mengambilkan foto seorang teman dengan Eric tanpa gangguan sama sekali. Namun setelah itu, kerumunan orang segera terbentuk di sekitar Eric dan dia mulai merasa terganggu. Well, terganggu atau tidaknya sih gue tidak paham. Namun hal yang gue tangkap dari Eric adalah he really loves being surrounded by women, unlike his brother. Hahahaha. Walaupun begitu, gue berhasil berfoto dengannya. Well, walaupun fotonya beramai-ramai dengan yang lain dan gue kedapatan tempat paling jauh dengan posisi Eric. One thing I learned from this journey is that NEVER EVER BE THE ONE WHO HOLDS THE CAMERA UNLESS IT’S YOUR OWN.

DSC01349

No Dani, no problem. We got Eric Pedrosa! Hahaha..

Selain Eric yang menjadi sasaran untuk berfoto bareng sebelum menumpahkan kehisterisan gue ke Dani, Dylan Gray reporter resmi MotoGP yang saat itu bertugas untuk meliput acarapun turut menjadi sasaran. Kali ini gue jadi yang pertama berfoto dengannya lantaran kapok kerap memegang kamera dan selalu menjadi yang dirugikan. I was hoping it would be Gregory Haines who came, but Dylan Gray was more than okay too. He is a hansome great guy. Moreover, I admire what he is now, being a journalist for the motosports that I have followed since I was in junior high. Damn, I want to be in his position so bad one day.

DSC01350-horz

Dylan Gray, the on-duty MotoGP reporter. We look cute together, don’t we? :p

Then there came the moment where Dani and Marc were brought to the stage to have a chat with the presenters. Sebelumnya kata Anis, gue sangat kalem ketika gue melihat Dani secara langsung di Sepang dan dia memprediksi gue akan sekalem itu juga saat gue melihat Dani sekarang. Well, she was wrong. My fangirl soul were agressive in Bali. Bisa melihat Dani sedekat itu seolah mimpi. Senyumnya yang manis yang kerap ditunjukannya di panggung menjadi hal yang worth screaming for this time. Di Sepang mah boro-boro lihat dia senyum, dia melambai ke arah penonton saja merupakan kejadian langka.

DSC01369

Suhei Nakamoto, Marquez, Pedrosa, and Livio Suppo were on stage being interviewed by the presenters.

DSC01399

This was Pedrosa trying to mimic the Kecak dancer’s movement. Kaku abis! =)

Sayangnya beberapa batasan yang diterapkan oleh Honda saat acara berlangsung membuat kami tidak bisa mendekati Dani sedikitpun. Janji untuk berfoto bareng dengan Marc dan Dani berkeliling meja pun hanya sampai meja 20. Sisanya hanya kebagian putus asa dan kekecewaan. Hal yang mengurangi kekecewaan kami, para Pedrosistas di meja 26 adalah senyum tulus Dani yang terlempar ke arah meja 26 saat dirinya berfoto di meja terakhir. I personally thought he wanted to greet his fans (us), but the policy didn’t let him do that.

DSC01415

Wajah lesu dan kecewa tersaji setelah sesi foto diberhentikan.

DSC01385

Mereka duduk jauh sekali dari posisi kami.

Gue pikir sampai di situ saja petualangan gue mengejar Dani sampai ke Bali yang sepertinya akan berakhir dengan kekecewaan. Lalu gue bergumam pada diri sendiri, I ain’t spend this much money without getting a thing from him. Then, dengan modal nekat gue, Anis dan Devy (teman Pedrosistas dari Banyuwangi) mendekati panggung sambil membawa bendera Pedrosa dan meneriakan namanya tanpa henti. Tahu apa yang gue sayangkan? Dani nyaris tidak bergeming saat kami melakukannya. Kinda sad, really. Namun kami masih belum putus asa. Mungkin dia terlalu berkonsentrasi mengikuti rangkaian acara. Saat Dani turun dari panggung, kami yang berada di sisi di mana tidak ada bodyguard yang menjaga terus memanggil Dani walau dia masih cuek. I didn’t know what his reason was for doing this, tetapi salah satu member IMI yang mejanya bersebelahan dengan meja Dani berhasil membuat Dani menoleh dan melambai ke arah kami. Gue pikir dia akan berjalan ke arah kami, tetapi karena hal itu tidak terjadi maka kami yang segera berlari ke arahnya. I got even the best feeling as a fan when I was running towards him. Hal selanjutnya, Dani yang berdiri di hadapan gue langsung gue sodori tablet case yang memang niatnya sudah untuk di tanda tangani.

DSC01427

Tablet case for me, flag for Anis, both were signed by Pedrosa.

Dani memang akhirnya membubuhkan tanda tangannya di tablet case gue, namun gue yang kelewat bahagia karena akhirnya mendapat tanda tangan langsung dari tangannya dan gue menyaksikan hal itu dengan mata kepala gue sendiri langsung berlari tanpa mengajaknya bersalaman. Kinda regret it, though. I didn’t get as much chance as others in meeting him, and chance this good usually doesn’t come twice. Namun hal itu tidak mengurangi kebahagiaan gue yang jauh-jauh datang ke Bali hanya untuk melihat Dani dari dekat. As the event was coming to an end, my hope is only for one more chance meeting him in person. If I make it to Sepang this year, that chance of holding his hand and taking pictures with him might be there again. I just need to work my ass off to get the money. See you soon, Dani. I’m sure we’ll be meeting again at anytime in the future.

DSC01438

Muka gosong sehabis panas-panasan. Hahahaha..

PS: Terimakasih sebanyak-banyaknya gue ucapkan untuk Honda Indonesia, Tristan, kak Oya, kak Diva, Anis, dan teman-teman Pedrosistas lain yang terlibat di acara Meet and Greet dengan Dani. Thank you all for the chance and for making this happened. Till we meet again, girls. 🙂

DSC01340

Thank you like a million times, guys! XOXO

Advertisements

6 thoughts on “Mengejar Dani Pedrosa

  1. Karena bosan jadi blogwalking kemarih, hahaa, aku juga dapet tuh tanda tangan abang di back cover hape. Tapi sekarang udah ilang masaa? Keseringan dipegang dan nggak disayang2 :'((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s