Jimat Keberuntungan Itu Bernama David De Gea

De Gea MOTM

David De Gea Quintana, Manchester United’s Lucky Charm.

“Siapa David De Gea?”

Mungkin pertanyaan itu yang terlontar dari setiap mulut penggemar Manchester United atau bahkan seluruh penikmat kompetisi English Premier League (EPL) saat pertama kali dirinya mendarat di Manchester dan bergabung di sisi Merah-nya pada tahun 2011. Pemuda tinggi-kurus berkebangsaan Spanyol yang performa apiknya berhasil menarik perhatian Sir Alex Ferguson (pelatih United saat itu) disebut-sebut sebagai kiper cemerlang harapan masa depan. Didatangkan dari Atletico Madrid, dirinya langsung menempati posisi penjaga gawang utama di United menggantikan Edwin van Der Sar yang kala itu memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pesepak bola profesional. Harapan tinggi tersemat padanya seiring dengan besarnya tanggung jawab yang harus diembannya semenjak hari pertama.

Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, De Gea mengalami kesulitan beradaptasi dengan atmosfir barbar EPL. Dirinya yang sudah terbiasa dengan proteksi berlebihan dari wasit di La Liga terhadap para kiper terlihat ringkih saat lawan hendak melakukan tendangan sudut. Belum lagi kebiasaannya meninju bola-bola atas yang kadang malah menjadi blunder. Penggemar United pun dibuat jantungan terhadap performanya yang seolah terlihat lembek. Kritik tak henti menerpa di tahun-tahun pertamanya bermain untuk United. Yang paling berat dan sulit dilupakan barang kali ketika dirinya dibobol enam kali oleh para punggawa Manchester City pada Derby musim 2011/2012 di mana pada musim yang sama United gagal menjuarai Liga akibat kalah selisih gol dari Sang Tetangga. Namun bukan manusia namanya jika terpuruk begitu saja tanpa bisa bangkit.

What doesn’t kill you makes you stronger. Setelah kritik demi kritik tajam menerjangnya, De Gea bangkit di musim-musim selanjutnya. Kualitasnya sebagai seorang kiper semakin meningkat. Tidak ada lagi De Gea yang gemar blunder, gugup, dan kerap meninju bola-bola atas di wilayah kekuasaannya. De Gea yang sekarang sudah banyak belajar dari kesalahan-kesalahannya di masa lalu. Dirinya sudah berubah dari kiper bahan ejekan rival menjadi sosok yang menimbulkan kekhawatiran sekalipun pertahanan United sedang rapuh seperti dua musim belakangan. Bahkan badannya yang dulu ‘cungkring’ dan nampak seperti tengkorak berjalan kini sudah berisi.

De Gea Saves

Salah satu penyelamatan krusialnya saat sudah berhadapan langsung dengan Sterling.

Puncak permainan terbaiknya terjadi pada musim di mana Louis Van Gaal mengambil alih kursi kepelatihan sepeninggalan David Moyes. Penyelamatan-penyelamatan gemilangnya terus memukau para penikmat sepak bola dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya. Bisa dibilang United tidak memiliki pertahanan terbaik di EPL, namun akan selalu ada seorang David De Gea yang menyelamatkan gawang United dari kebobolan sekaligus menyelamatkan wajah-wajah tersesat para pemain belakang. Lihat saja penampilan terbarunya saat United menjamu Liverpool di Old Trafford di pertandingan ke-16 EPL. Setidaknya dia melakukan delapan penyelamatan krusial yang menjaga gawangnya tetap perawan. Tiga diantara penyelamatan tersebut adalah penyelamatan paling sensasional yang bahkan gue sendiri tidak yakin kiper lain bisa melakukannya dalam satu pertandingan. Raheem Sterling dan Mario Balotelli setidaknya mendapatkan masing-masing satu kali kesempatan berhadapan langsung dengan De Gea tanpa ada pemain United yang membantu menjaga mereka. Namun De Gea begitu mahir menebak arah tembakan mereka. De Gea termasuk ke kategori kiper yang bisa memanfaatkan seluruh anggota tubuhnya untuk menahan bola. Fantastis!

De Gea save percentage

Persentase penyelamatan kiper di EPL versi Opta.

Tanpa bermaksud mengesampingkan permainan apik dari semua lini United malam itu, penampilan De Gea lah yang berhasil membawa United memenangkan pertandingan dengan defisit tiga gol. Gol-gol yang diciptakan oleh Wayne Rooney, Juan Mata, dan Robin van Persie tidak akan berarti tanpa penyelamatan-penyelamatan hebat De Gea. Tentunya para penggemar sepak bola masih menunggu kejutan apalagi yang akan diberikan De Gea kelak mengingat di saat usianya masih muda dan masih bisa mengembangkan kemampuannya saja dia sudah menjadi kiper yang luar biasa. Maka sudah lumrah jika United siap memagarinya dari klub-klub kaya yang ingin meminangnya dengan menawarkan kontrak baru yang kabarnya akan menjadikan dirinya kiper termahal sepanjang sejarah. Mempertahankan De Gea kini sama pentingnya dengan mendatangkan pemain kunci.

Orang-orang selalu bilang jika United selalu menang karena keberuntungan yang selalu menaungi mereka. Mungkin ucapan mereka ada benarnya. Hanya mereka kurang peka bahwa keberuntungan sebenarnya selalu bersama United di bawah mistar gawang bernama David De Gea.

Advertisements

One thought on “Jimat Keberuntungan Itu Bernama David De Gea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s