Sepang Trip 2014 – Day 2

Hari kedua perjalanan gue dan Anis di Sepang diawali pagi yang cukup terburu-buru. Bangun jam 6 pagi setelah malamnya ‘ngalong’ sampai jam 2 pagi adalah hal terberat yang gue lakuin. Anis, somehow, bisa bangun dan sudah bersiap-siap saat dia menarik-naris selimut yang menutupi tubuh gue agar gue bangun. Kami (gue) berusaha bersiap secepat mungkin agar tidak berangkat terlalu siang. Karena jika datang terlalu siang seperti kemarin, kemungkinan untuk mendapat best spot nonton itu sudah penuh. Karena hal itu pula kami memutuskan untuk tidak sarapan walau resikonya kelaparan sepanjang hari. Hanya susu dan roti yang kami beli untuk penawar rasa lapar kami.

DSC00437
Saat sampai di gerbang utama, langkah kaki kami langsung menjurus ke sirkuit setelah sebelumnya berkunjung ke booth salah satu sponsor tim Yamaha dan berfoto dengan motor Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Gue dan Anis sempat berselisih paham ketika kami memilih tempat untuk menonton balapan. Gue memilih di depan podium pada baris bangku ke-4, sementara Anis memilih di depan garis start-finish pada baris bangku pertama bersama dengan teman-teman Pedrosistas yang lain. Secara teori tempat Anis memang lebih dekat ke pembalap jika ingin melihat mereka lebih dekat dan jelas, namun menurut gue jika untuk menonton balapan sedikit kurang sempurna. Gue kurang nyaman menyaksikan balapan melalui pagar tinggi yang membentang di depan gue. Jadi meski gue berada di satu area dengan Anis, gue tetap memilih baris bangku ke-4. Continue reading

Sepang Trip 2014 – Day 1

DSC00347

SEPANG! I finally made it to the trip of the year.

Hari pertama gue dan Anis di sirkuit yang paling mudah dijangkau dari Jakarta dan juga mengadakan balapan dari salah satu olah raga favorit gue, MotoGP, nyaris kami habiskan dengan berfoto-foto di berbagai tempat-tempat ikoniknya ketimbang hanya untuk menghadiri sesi kualifikasi.

Pagi itu setelah melalui jalan tol yang cukup panjang dan tidak terlalu ramai, kami sampai di sirkuit sekitar jam 9 yang ternyata sudah terlampau siang jika kami berniat mengantri untuk sesi tanda tangan pembalap. We had no idea at all that Riders autograph session was held in Saturday afternoon when we thought we could a bit chill up on Saturday session. We got in line anyway. Continue reading