Rise of The Savior

Everybody is happy :D

Everybody is happy 😀

Where have you been, Lorenzo?

Pertanyaan itu yang terlontar begitu saja dari mulut gue saat terjadi pertarungan sengit antara Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di tujuh lap terakhir balapan seri Mugello yang digelar hari Minggu (1/6). Sebelumnya Lorenzo nyaris tidak menunjukan perlawanan terhadap siapapun sampai MotoGP berpindah ke Italia untuk menggelar seri ke-6. Setelah dirinya terjatuh di Losail, jump start di Texas, sempat naik podium di Argentina, kemudian tenggelam di Jerez dan Le Mans, orang-orang banyak berspekulasi bahwa Lorenzo mengalami semacam panic attack atas dominasi yang ditunjukan Marquez semenjak hari pertama rangkaian balapan mereka jalani. Serangan mendadak yang sudah seharusnya bisa diantisipasi karena dirinya sudah kenyang pengalaman berkompetisi dikelas tertinggi. Selama lima seri pertama itu juga kita nyaris bertanya-tanya apakah ada yang bisa menyelamatkan musim ini dari dominasi Marquez? Dan Lorenzo langsung memberikan jawaban dengan sebuah tamparan telak pada wajah para penikmat MotoGP yang membuat mereka sadar bahwa dirinya masih belum habis.

Balapan sepanjang 23 lap itu sudah menunjukan tensi yang tinggi semenjak start dimana para pembalap cenderung mengincar area menjelang pitlane exit sehingga nyaris saja kekacauan terjadi di sana. Beberapa pembalap melakukan start brilian seperti Valentino Rossi yang melakoni Gran Prix ke-300 nya dari posisi 10 tiba-tiba saja sudah berada di posisi 4, tetapi ada juga yang melakukan start dengan buruk seperti Marquez yang terjebak di belakang Andrea Ianone di posisi 3. Hal itu membuat dirinya kehilangan banyak waktu dengan sang pimpinan balapan, Lorenzo yang berusaha ‘lari’ sekencang mungkin. Saling salip antar pembalap yang terjadi di berbagai sektor sirkuit pada setengah dari jumlah lap masih terlihat wajar dan masih bisa diprediksikan kalau Marquez yang baru saja berhasil menyalip Ianone untuk posisi dua akan menang mudah segera setelah dia menyalip Lorenzo untuk posisi pertama. Bahkan percobaan pertama Marquez menyalip Lorenzo di trek lurus pada lap 16 terlihat terlalu mudah dan perlawanan Lorenzo cenderung mengecewakan. Namun apa yang terjadi setelahnya tidak ada yang pernah menduga.

Battle of the season?

Battle of the season?

Aksi saling salip yang tidak terhindarkan antara Marquez dan Lorenzo memberikan ketegangan lebih bagi siapapun yang menyaksikan pertarungan seimbang tersebut. Lorenzo sama sekali tidak terlihat menyerah setiap kali Marquez menyalipnya. Marquez pun ketar-ketir dibuatnya. Dari pertarungan mereka, terlihat Lorenzo lebih sering menyalip Marquez ketika mereka bersinggungan di tingkungan sedangkan Marquez cenderung banyak memanfaatkan kecepatan motor Honda di trek lurus untuk kemudian memotong Lorenzo di tingkungan pertama. Keduanya sama-sama memiliki mental baja. Petarungan yang menegangkan hampir terjadi sepanjang jalan menuju garis finish dan tidak satupun dari mereka yang melakukan kesalahan. Hingga akhirnya Marquez memenangi pertarungan sengit tersebut dengan meraih kemenangan enam kali berturut-turut dari enam seri yang sudah rampung. Meskipun begitu, Lorenzo bisa tetap berbusung dada karena dirinya berhasil membuat sang anak ajaib bekerja keras sampai akhir balapan untuk mengklaim kemenangannya.

Lorenzo memang terlihat menawan sepanjang akhir pekan balapan Mugello ini. Catatan waktunya jelas sangat jauh dari apa yang pernah dia tunjukan sepanjang musim ini berlangsung. Namun apa yang dilakukannya terhadap Marquez di balapan jelas sangat di luar ekspektasi. Maksud gue, gue tahu kita mengharapkan seorang pembalap untuk maju dan ‘menyerang’ Marquez secara terbuka agar balapan tidak berjalan begitu membosankan lagi menjelang lap-lap akhir, namun gue tidak terlalu banyak berharap jika sang juru selamat itu muncul dalam sosok Lorenzo, pembalap yang mengalami masa-masa buruk di nyaris semua seri pertama musim ini. Clearly Yamaha had improved their bikes quite well, and that’s a good thing for the MotoGP fans.

Well, gue tidak mempermasalahkan siapapun yang menjadi juru selamat dalam satu balapan atau mungkin untuk sisa musim ini. Yang gue tahu adalah bahwa kini Marc Marquez dengan Honda-nya punya lawan sepadan yang patut dia waspadai, dan bahwa para penikmat MotoGP bisa menaruh harapan mereka pada pundak Lorenzo (mungkin Rossi juga) dan Yamaha untuk memastikan bahwa seri yang akan datang mereka akan melakukan lebih dari apa yang sudah mereka lakukan di Mugello. Apa yang terjadi di Mugello membawa spekulasi bahwa kita tidak harus menunggu begitu lama (baca: musim depan) untuk kembali menonton pertarungan sengit antar pembalap dari start hingga finish. Kita hanya perlu menunggu sampai seri berikutnya berlangsung. Can’t wait!

Photo courtesy of @MotoRaceFeed

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s