A Night to Remember – OneRepublic Live in Jakarta at Guinness Arthur’s Day 2013 (Part 2)

Image

Ryan Tedder on stage with his ‘darling’ 😀

Setelah tadi Counting Stars diawali oleh solo quitar Zach, selanjutnya giliran Ryan yang ‘pacaran’ dengan pianonya. Meminjam istilah Rissa, Ryan Tedder sama Pianonya itu mesra banget. Alunan pianonya membawa penonton bersendu ria dengan lagu Apologize. Ekspresi sedih Ryan kayak beneran. Keren banget deh! Dan lagu itu juga menjelang akhir di mashup dengan lagu Cry Me A River-nya Justin Timberlake, We Found Love-nya Rihanna, sama Same Love-nya Macklemore & Ryan Lewis. Honestly setelah itu gue nggak hafal urutan lagu yang bawain OneRepublic, gue Cuma inget mereka bawain Can’t Stop (falsettonya Ryan ajaib banget!), Preacher, Burning Bridges, Something I Need dan Marchin’ On. Untuk Preacher dan Burning Bridges, Kedua lagu yang dibawakan tersebut merupakan penampilan perdana mereka dalam live event. Hokinya double buat penonton di Jakarta!

Ada hal lucu yang diceritain Ryan diantara jeda lagu Preacher dan Burning Bridges. Dia bilang orang Indonesia itu nekat-nekat terutama kalo lagi bawa motor dijalan. Dia geli banget nyeritain motor yang jalan nyelip-nyelip diantara mobil. Dan jumlah motornya banyak banget. Kalo gue nggak salah dengar, terakhir kali mereka liat yang begituan itu di Naples. Penonton serempak ketawa. Ryan juga bilang kalo Jakarta itu indah. Dia nge-post foto pemandangan dari kamar hotelnya via twitter. Lagu terakhir setelah ngobrol sebentar, Good Life dibawain. Karaokean masal lagi!

Ketika personil OneRepublic pada ‘ngumpet’ dibalik panggung, penonton mulai meneriakan ‘WE WANT MORE’ dengan serempak. Dalam hati gue, akhirnya gue ngalamin masa-masa menjelang encore seperti ini. Akhirnya mereka balik lagi dengan lagu Feel Again dengan Ryan dan standing mic yang udah dikasih light stick. Kerumunan penonton pecah lagi sama nyanyian serempak mereka. Saat lagu yang benar-benar terakhir dibawakan which is If I Lose Myself, jingkrak-jingkrak penonton pun nggak bisa dihindari. Penonton semakin riuh dan histeris kala Ryan turun dari panggung dan menyalami penonton yang berada dipagar pembatas satu-satu, termasuk gue. It was an unbelievable moment. Gue nggak nyangka bisa nyanyi bareng dan salaman sama vokalis band yang hamper semua lagunya menemani hari-hari gue. Gue nyaris nangis disitu. Show diakhiri dengan taburan confetti, tepukan riuh penonton dan jeritan cewek-cewek yang masih histeris liat Ryan yang membungkuk kearah penonton, Eddie yang ngelempar drum stick-nya dan Drew yang ngelempar pick guitar-nya kea rah penonton juga Brent, Bryan, dan Zach yg mendekat ke tepi panggung.

Mereka luar biasa. Tata panggung yang apik, penampilan yang atraktif, music yang konstan, dan vocal Ryan yang stabil pantas mendapat applause dari semua penoton, baik mereka yang berniat menonton OneRepublic atau sebagian kecil penonton yang sebenarnya hendak menyaksikan Club 8 atau Mew. Apresiasi besar wajib disematkan untuk Ryan Tedder atas penampilannya yang super atraktif. Walau sering jejingkrakan kesana kemari, vokalnya tetap stabil. Tidak terdengar suara capek yang keluar dari mulutnya. Suara falsetto dan nada tingginya yang ajaib juga nggak bakal dilupain sama penonton yang hadir disitu. Gue jarang banget ketemu penyanyi cowok yang nada menyanyinya bisa meliuk-liuk kayak gitu. Aksi panggungnya yang sampai menaiki piano ketika memainkannya juga heboh banget. Ryan memang seorang musisi yang multi talent. Kayaknya dia hafal semua lagu punya musisi lain deh, termasuk Midnight City punyanya M83 dan mereka ngajak nyanyi semua penonton dengan lagu itu.

Malam itu merupakan malam yang nggak akan pernah dilupain sama gue dan seluruh fans OneRepublic di Indonesia.Gue meninggalkan pertandingan Manchester United vs Stoke City dan El Classico demi nonton OneRepublic. Gue mencoba melupakan kejadian kehilangan yang gue alami Rabu lalu. Gue juga rela kelaparan ketika nungguin mereka perform didepan panggung. Kaki dan bahu yang nenteng tas juga udah pegel. Belum lagi deg-degannya nungguin mereka perform. Namun semua hal yang gue rasain itu hilang dan terbayar lunas ketika OneRepublic mulai menggetarkan panggung. Satu fakta lucu yang gue temuin disana tentang diri gue sendiri, ternyata gue bisa mengeluarkan jeritan melengking macam cewek yang histeris ngeliat idolanya. Mungkin saking senengnya, jadi nature ceweknya keluar, hahahaha. Perasaan yang luar biasa bahagia gue rasain sepanjang konser dan setelah berakhirnya konser, dan sekarang perasaan senang itu muncul tiap kali gue dengerin lagu OneRepublic yang manapun. I am glad I could make it to their concert and had this wonderful experience with one of my favourite band. Cepat kembali, OneRepublic! I missed you guys already.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s