(Un)Happy Birthday, Dani Pedrosa!

UPDATED: Pedrosa highside due to Marquez contact

Race di Aragon, Spanyol kemarin malam waktu Indonesia bagian barat bertepatan dengan ulang tahun salah satu rider berbakat dikomepetisi MotoGP yang datang dari daratan Spanyol juga, Dani Pedrosa. Rider Catalan yang kini berusia 28 tahun itu tampak kalem menghadapi balapan dihari spesialnya. Seperti semua yang sedang berulang tahun, Dani juga ingin sekali membuat satu hari tersebut menjadi special untuk setidaknya memenangi race seletah lama bercokol di podium tiga dan tetap membuka asa menuju tampuk tertinggi kejuaraan dunia MotoGP. Jadi tidak ada salahnya jika kemarin dia membalap seperti kesetanan untuk mengejar kemenangan karena semua orang mendoakan yang terbaik untuk karir dan kehidupannya. Namun yang terjadi padanya di Aragon merupakan mimpi buruk bagi rider manapun baik yang berulang tahun maupun tidak.

Sebenarnya Dani memulai minggu balapan dengan hal-hal yang biasa dia lakukan, seperti finish pada lima besar sepanjang latihan bebas dan menempati row pertama pada kualifikasi dimana dia akan memulai race dari belakang Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Harapan kemenangannya saat itu adalah mencuri start bagus dan kabur sesegera mungkin. Namun sepertinya predikat pelaku start bagus sudah berpindah nama ke Jorge. Segera setelah balapan 23 lap dimulai, Jorge melesat keurutan pertama dan langsung membuat gap selebar satu detik meninggalkan Marc yang bekerja keras mempertahankan posisinya dari tekanan Dani. Pertarungan dikelompok pertama ini berlangsung seru seiring semakin dekatnya Marc dan Dani pada Jorge terlebih ketika Dani berhasil melewati Marc melalui sisi dalam racing line. I tell you what, itu sama sekali bukan gaya balap yang biasa ditunjukan Dani ketika race. Pria yang gemar bermain aman itu berlaku sangat agresif. Marc berusaha mengambil alih kembali posisinya dibeberapa kesempatan saat Dani berkonsentrasi untuk menyalip Jorge.

Bencana datang pada Dani ketika lap balapan masih pada hitungan jari. Pada sebuah tingkungan Marc berusaha untuk menyalip Dani dari sisi luar, namun Dani menutup pergerakan Marc. Yang terjadi selanjutnya berjalan sangat cepat didepan mata para penonton. Marc menghindari kontak dengan Dani sampai dia melebar, dan Dani tiba-tiba terjatuh saat dia hendak melibas tingkungan selanjutnya. I bet all Dani fans were furious to Marc for making that move and causing their idol crashed on his almost perfect performance. Cara Dani jatuh yang terlihat menyakitkan dan membahayakan membuat dirinya tidak sanggup untuk bangkit karena merasa ada sesuatu yang salah dengan badannya. Perawatan segera dilakukan, Dani langsung melakukan pemeriksaan lanjutan di Clinica Mobile.

Setelah kejadian tersebut, konsentrasi sepertinya tertuju pada insiden antara Marc dan Dani. Tayangan di tv pun berkali-kali menunjukan tayangan ulang dari kejadian itu. Para wartawan dan penggemar penasaran apa penyebab kecelakaan fatal yang melibatkan keduanya yang merupakan rekan satu tim, dan kemungkinan cederanya Dani. Sejujurnya, gue pikir kecelakaan itu disebabkan oleh kontak antara Marc dengan motor Dani. Gue pun sempat mengutuknya setelah kejadian itu. Namun ketika melihat insiden tersebut lebih dekat melalui slow motion, tidak ada kontak yang terlihat. Marc bahkan langsung menghindar sebelum motor mereka bersentuhan. Yang dipertanyakan pada insiden ini adalah jika memang ada kontak antara motor Dani dan Marc, mengapa Dani jatuh setelah keduanya bahkan sudah berjauhan?

Sampai pada titik ini gue masih bertanya-tanya karena belum ada pernyataan resmi dari keduanya sepanjang balapan. Tidak seperti balapan Formula1 yang biasanya langsung mewawancarai pembalap yang mengalami kecelakaan, dalam MotoGP kami harus menunggu sampai balapan selesai untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Spekulasi atas kecelakaan yang dialami Dani bagi gue terletak antara dia melakukan kesalahan karena membuka gas terlalu dini (spekulasi jurnalis dan pengamat juga), atau karena dia merasa tertekan oleh ancaman yang begitu dekat dan nyata yang diberikan oleh Marc (spekulasi pribadi). Ketika balapan 23 lap itu selesai dan Marc Marquez menggenapkan kemenangan ke-6 nya, titik terang mulai terbuka. Marc mengaku pada media bahwa terjadi kontak antara dirinya dengan motor Dani, hal ini dipertegas oleh pernyataan Livio Suppo yang membenarkan pernyataannya. Kontak tersebut menyebabkan putusnya kabel rear wheel speed yang merupakan Traction Control milik motor Dani. Itulah penyebab Dani langsung kehilangan control atas motornya ketika dia membuka gas menjelang tingkungan selanjutnya. Putusnya kabel tersebut diduga hasil dari kontak tak nyatanya dengan Marc. Bukti lain atas dugaan kontak tersebut juga terdapat pada lengan kiri racing suit milik Marc yang berbekas. Pertanyaan sekarang datang pada HRC tentang mengapa kabel sepenting itu bisa dibiarkan tidak terlindungi. Mereka membangun motor dengan biaya yang besar, tetapi bisa membiarkan kabel sepenting itu untuk terekspos. Untuk jawaban yang satu itu, gue rasa hanya HRC yang tahu jawabannya.

Race Director memutuskan untuk membawa masalah ini kejenjang penyelidikan yang lebih serius setelah balapan selesai. Kemungkinan terbesar yang akan terjadi adalah mereka akan menghukung Marc atas manuver berbahayanya dengan sanksi pengurangan poin. Sementara untuk Dani, syukurlah dia tidak mengalami cedera parah setelah sebelumnya diprediksi mengalami cidera lutut. Rasa sakit yang dialaminya hanya disebabkan oleh memar dibeberapa bagian tubuh yang terkena benturan.

Another unlucky day (year?) for Dani. Even in his birthday, the luck isn’t on his side. Ketika semangat membalapnya sedang membara dan manuver-manuvernya terlihat menakjubkan serta harapan kemenangan dihadirkannya untuk para penggemar, sesuatu yang buruk selalu terjadi padanya. Tidak hanya sekali ini saja hal tersebut terjadi. Beberapa musim kebelakang juga bukan tahun-tahun yang mudah baginya. Tahun lalu malah tahun yang paling mendekatkannya pada gelar juara dunia hingga race terakhir di Valencia yang berakhir tanpa poin baginya dan gelar juara pun menghilang dari genggamannya. Dengan hasil balapan Aragon ini, tempat Dani di klasemen kini berjarak 59 angka dari pimpinan sementara, Marquez. Para pengamat menganggap kesempatannya untuk memenangkan gelar juara dunia pertama dalam karir MotoGP-nya telah hilang. Gue pribadi mempunyai pikiran yang sama tentang itu. Apa yang terjadi pada Dani memang sering terjadi di balapan. Tidak ada gunanya menyalahkan Marquez sebagai tersangka penyebab kecelakaan karena semuanya telah terjadi. What I speculate about this is that Dani is gonna be pissed off for what he thinks Marc has done to him. This is a potential conflict between them which is a disadvantage for HRC. But this is Dani Pedrosa we’re talking about, the cool humble guy who doesn’t take a conflict that much. He isn’t as exploded as Casey Stoner back in the day. Somehow he’ll manage to forget this and continue fighting aside his young aggressive companion like he uses to be.

Advertisements

One thought on “(Un)Happy Birthday, Dani Pedrosa!

  1. keren. Analisa tajam dan berdasar. tapi gw lebih setuju sama obrolan antara temen gw kemaren. semuanya seperti terkesan pernyataan sekenanya dari HRC. apakah bisa masuk akal kalo HRC membangun sebuah motor yang sedemikian rapuh hingga saat bersentuhan (bahkan bukan bersenggolan atau bertabrakan) dengan pembalap lain bisa memutus kabel TCS. gw lebih setuju analisa pribadi lo soal Dani yang terburu2 menjauhi marquez saat marc mencoba menyusulnya namun gagal. Soal putusnya TCS, gimana bisa HRC memastikan TCS putus sebelum Dani jatuh?. Menurut gw Marc hanya sedang dalam situasi dan waktu yang salah pada waktu itu, Sedangkan Dani sedang tidak berada dalam konsentrasi penuh. jadi kalo Marc dihukum, gw rasa untuk kedepannya motor di ajang MotoGP harus dilengkapi klakson hehehehehehe .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s