Pergerakan Lambat Manchester United Di Bursa Transfer

Marouane Fellaini dan David Moyes

Entah kabar mana yang lebih mengejutkan bagi gue di hari minggu kemarin antara David Moyes menyebut squad United sudah sangat baik ketika bermain melawan Liverpool atau kakak kelas yang dulu gue kagumi bakal melangsungkan pernikahannya Oktober tahun ini. Keduanya sukses merusak hari Minggu gue yang harusnya setenang air beriak di sungai nyatanya menjadi minggu yang lumayan meganggu. Namun bukan pernikahan kakak kelas gue yang punya dampak berkepanjangan terhadap pikiran gue, melainkan kekalahan United terhadap Liverpool yang disambung pernyataan Moyes bahwa tidak ada yang salah dengan squad United. Moyes must’ve been drunk when he said that. Ditambah deadline transfer window yang akan ditutup dua hari kemudian sementara United belum mendatangkan satupun pemain. I am of course freakin’ out.

Bagi kalian yang tidak menonton pertandingan Liverpool vs Manchester United di Anfield hari minggu kemarin, United bermain sangat tidak dalam performa terbaiknya. Secara keseluruhan United memang menguasai permainan dilihat dari ball possession, namun United kesulitan untuk menembus pertahanan Liverpool yang dikawal Jose Enrique dkk. Ditambah Simon Mignolet yang penampilannya sedang mentereng dimana di tiga pertandingan awal (termasuk ketika lawan United) belum pernah kebobolan sekalipun. Pemain-pemain United frustrasi dibuatnya. Malam itu United bermain seperti kehilangan arah. Ketiadaan Rooney untuk membantu Cleverley dan Carrick dalam mengatur serangan sangat terasa karena aliran bola selalu mentok sebelum menemui striker. Semua penggemar pasti sepakat pada satu kalimat, We Need New Players to Strengthen Our Squad.

Segera setelah pertandingan berakhir, para fans United termasuk gue berharap bahwa Ed Woodward bisa menganalisa keadaan dan segera melakukan perburuan pemain mengingat belum ada satupun pemain dari luar yang masuk ke squad United kecuali si pemain muda Argentina Guilermo Valera. Namun Valera tidak masuk hitungan dalam pembelian yang diinginkan para fans. Gue dan fans United lainnya berharap Woodward mengabaikan pernyataan Moyes yang berisi pujian terhadap permainan United yang kebanyakan orang menyebut permainan itu dengan kata katro. Woodward harus sadar bahwa Moyes melakukan itu hanya ingin menjaga kekompakan tim saja.

Berbagai rumor telah menyebar semenjak bursa transfer pemain dibuka. Dari mulai ketertarikan United terhadap Thiago Alcantara, Cecs Fabregas, Marco Reus, Robert Lewandowski, Juan Mata, Luca Modric, Paket Fellaini plus Baines, sampai rumor paling absurd yang menyatakan Cristiano Ronaldo ingin kembali ke Old Trafford sudah akrab ditelinga para penggemar sepakbola didunia. Tetapi yang terjadi ternyata hanya harapan kosong belaka. Thiago Alcantara lebih memilih reuni bersama mantan pelatihnya di Bayern Munchen. Fabregas? Masih betah di Katalonia. Reus? Rumor palsu. Lewandowski? Idem. Juan Mata? Rooney tidak jadi dijual ke Chelsea, jadi NO. Luca Modric? Entahlah. Paket Fellaini plus Baines? Tawaran Woodward terlalu menghina Everton. Cristiano Ronaldo? Candaan macam apa ini?!

Sampai nyaris berakhirnya bursa transfer pemain tadi pagi, tidak ada satupun konfirmasi dari sekian banyak rumor yang dilakukan oleh akun Twitter resmi Manchester United. Kami mupeng melihat klub-klub lain berlomba mengkonfirmasi para pemain baru mereka dipenghujung waktu. Bahkan Arsenal saja mengkonfirmasi pembelian mereka atas Mesut Ozil which is very surprising, sementara United masih berkutat dengan rumor pembelian Fellaini mentok dan negosiasi Ander Herrera yang katanya terbentur birokrasi federasi sepakbola Spanyol. Oh, satu lagi, where’s that Fabio Coentrao rumor comes from?

In the end, akhirnya United berhasil mengamankan Fellaini sebagai bala bantuan tambahan bagi squad United yang terlihat renta dimata para rival yang sudah berbelanja dari jauh-jauh hari. Gue senang akhirnya Ed Woodward terlihat bekerja setelah sebelumnya menghilang ditelan bumi setelah pergi terlebih dahulu di tur pramusim Australia United. Oh, dan mungkin gue harus mengingatkan kalian bahwa Woodward pergi saat itu untuk ‘menyelesaikan negosiasi tentang kepindahan seorang pemain besar’, tetapi ya kenyataannya ternyata tidak seperti itu. However, The Ghost’s work doesn’t pleasant The Red Devil’s fans that much. Gue pribadi juga kecewa karena United harus menunggu sampai batas akhir transfer untuk meyakinkan satu pemain untuk berpindah haluan. Tidak bisakah Woodward dan jajarannya melakukan multitasking? Gue bakal lebih senang jika tidak hanya Fellaini yang berlabuh di Old Trafford hari ini. Well, who am I to judge them? Gue cuma satu dari ribuan fans yang sama kecewanya terhadap jajaran dewan Manchester United. Gue tetap mensyukuri apa yang dilakukan oleh mereka untuk mendatangkan Felliani. Yah, satu pemain lebih baik dari pada tidak sama sekali, kan? Welcome to Old Trafford, Fellaini! I wish you a good luck for you career in Manchester United.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s